Cerpen SEPUCUK SURAT CINTA CHIKO

Advertisement

Cerpen SEPUCUK SURAT CINTA CHIKO


 “jess…,jessica…!!!helloww….ngelamunin apa’an sih lo?”.nadia mengguncangkan tubuh sahabat kesayangannya itu.”ya ampun nad,bisa nggak sih lo nggak ngagetin gue?”jawab jessica judes.”ya abis lo tuh ngelamun terus,ntar kemasukan lho.ini udah jam istirahat,makan yuk….laper nih.”rengek nadia sambil megangin perutnya.’’iya deh,sorry…tapi gue nggak laper.gue temenin lo aja ya..’’sepasang sahabat itu pun kemudian beranjak dari tempat duduk mereka menuju kantin dengan wajah ceria Dan canda tawa.Jessica adalah gadis manis yg sedang beranjak dewasa,kini ia duduk di bangku XI ipa 1 d sman 1 jakarta pusat.kulitnya putih,rambutnya lurus panjang dibiarkan tergerai,tidak terlalu tinggi,dagunya runcing,bibirnya tipis Dan mungil membuatnya semakin manis.jessica slalu menduduki peringkat 1 di kelas.banyak teman-teman yang minder berteman dengannya,karna jessica adalah anak yang pendiam hingga terkesan angkuh Dan sombong,padahal ia sangat cerewet Dan mengasyikan bila telah akrab dengan seseorang.hanya nadia yang selalu setia disampingnya.nadia yang tau semua sifat baik Dan buruknya jessica.nadia adalah gadis yang cantik,putih,tinggi,kurus,hidungnya mancung,Dan ia selalu menduduki peringkat ke 2 setelah jessica.
’’ini neng bakso ma es jeruk nya.’’kata bu minah mengantar pesanan nadia.nadia langsung menyantap bakso yang telah terhidang didepannya dengan lahap,ia sangat menikmatinya.sedangkan jessica hanya memangku tangan sambil mendengarkan mp3 ny dgn khusuk.diam-diam ada seseorang yangg memperhatikan jessica dari bangku ujung,jessica mulai menyadarinya.sekali-sekali jessica pun mencuri pandangan cowok itu.’’lo kenapa jess,senyum-senyum sendiri.kesambet nenek gayung?.’’nadia menghentikan makannya.’’gue..guee nggak kenapa-kenapa kok Cuma keinget hal yang lucu aja’’jawab jessica gagap.alasan gw payah bnget sih,gumam jessica dalam hati.’’cabut yuk,udah kenyang nih…’’kata nadia.’’eitss,mau kemana sih.kok cepet banget.bel masuk kan masih lama’’sergah senior indra yg tiba-tiba menghampiri meja jessica Dan nadia.’’ya mau ke kelas lah…’’jawab nadia.’’eh lo jessica kan.’’tanya indra.’’iya,ada apa ya kak.’’jawab jessica seperti biasa dengan gaya nya yang cuek.”ada salam dari temen gue yang duduk di sebelah sana.”kata indra sambil menunjuk temannya yg duduk di meja paling ujung.itu kan cowok yang curi-curi pandang tadi..kata jessica dalam hati.Diam-diam ia merasa sangat senang,tetapi ia tetap gengsi di depan indra.”ohh…”jawab jessica datar.cowok itu adalah dion seniornya yang keren,posturnya tinggi,Dan kulitnya sawo matang.”oh ya,lo punya obeng nggak jess?”tanya indra cekikikan.”buat apa kak?gue nggak punya tuh.”jawab jessica.”kalo no hp pasti punya dong….?”balas indra.jessica melengos Dan meninggalkan no hp nya.”eh,jess,tungguin…..!!!”kejar nadia.”uuhh,basi banget sih tu orang.”mulut jessica komat-kamit tak jelas.”tapi lo suka kan…..?”jawab nadia yang telah berada disampingnya.”idihhh…amit-amit deh..!!!”sahut jessica.
Ketika dalam perjalanan ke kelas,tiba-tiba “bruukkkk…..!!!”..”chikooooo…….ngapain sih lo lari-larian???!!!”jerit jessica….”sorry jess,gue tadi di kejar sama adi.”jawab chiko sambil menyambar minuman di tangan jessica.”lo iseng sih..kayak bocah..”ledek jessica.”hehe..ntar seperti biasa pulang bareng yaaa….”kata chiko nyengir kemudian berlari pergi sambil melambaikan tangannya,nampak kejauhan ia menubruk tembok sekolah jessica hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya.
Bel pulang tlah berbunyi,para siswa berhamburan keluar.chiko tlah menunggu jessica Dan nadia di pagar sekolah.kemudian mereka pulang bersama,sepanjang perjalanan mereka bercerita Dengan penuh canda tawa.ketika tiba dirumah ponsel jessica berdering,ternyata sms dari dion.sejak itu jessica sering sms-an Dan telfon-an dengan dion. Bahkan telah ketemuan beberapa kali,tak lama pun mereka jadian.
“pagi…..” sapa jessica pada nadia di sekolah.”wuihhh…roman-romannya lagi bahagia nih.”teliti nadia.”kepo deh kamu…..,eh ngomong-ngomong belakangan chiko kok aneh ya?”kata jessica.”aneh gimana?”jawab nadia.”dia cuek gitu sama gue,trus kayak menghindar gitu dari gue.”jelas jessica.”ohhh….dia kan suka ma lo jess,denger-denger sih dia nyatain cinta ma lo tapi lo tolak .jadi nya patah hati deh.”cerita nadia.”what?!!chiko suka sama gue?ngaco lo…”kata jessica tak percaya.”itu yang gue denger sihh…”sambung nadia.”ya udahlah dia mau sahabatan ma gue kek,mau jauhin gue… gue nggak peduli.cabut yuk….”jessica mengakhiri percakapan.
Hari-hari berlalu begitu saja,tak terasa 2 tahun tlah berlalu. Kini tiba upacara kelulusan Dan semuanya berjalan dengan khidmat.ketika di rumah,jessica mengumpulkan buku-buku pelajarannya ketika di kelas XI,ia ingin mengepaknya dalam sebuah kardus Dan menyimpannya dalam gudang. Saat memilah buku-bukunya,ada sebuah amplop biru terjatuh ke lantai dari sebuah buku di tangannya. Dipungutnya amplop itu Dan ia buka…. “surat cintaa?hahaha,hari gini pakek surat cinta?jadul banget sihh,jaman udah canggih gini….”jessica menertawakan surat yang telah kusut itu. Ia baca isinya…
Dear jessica,
Maaf sebelumnya jika aku lancang mengirimkan surat cinta ini untukmu
Aku hanya ingin mengutarakan perasaanku
Sejujurnya,sejak per tama kali bertemu denganmu aku suka padamu
Tapi aku malu
Aku nggak punya keberanian mengatakan ini langsung kepadamu
Aku sangat senang ketika aku bisa menjadi sahabatmu
Jess,maukah kamu menjadi kekasihku?
Aku ikhlas menerima apapun keputusanmu
Aku tidak memaksa,ku beri kamu waktu tiga hari
Balas surat ini bila kau masih tetap ingin menjadi sahabatku
kalo kamu nggak balas aku akan jauhi kamu Dan nggak akan ganggu hid up kamu lagi.
Salam sayang.
Chiko

Jatuhlah air mata jessica setelah membaca sepucuk surat cinta itu. Ia langsung buru-buru menelpon nadia Dan melesat ke rumah nadia. “Nah ,trus kita nyari chiko kemana?”kata nadia setelah mendengar penjelasan jessica yang panjang lebar.”ya ampun nad…selama ini kita sahabatan sama chiko,tapi kita nggak tau alamat rumahnya.nggak tau no telfonnya,payah banget sih.”sesal jessica.”udh tenang jess,selain kita chiko Cuma akrab sama adi.pasti adi tau dimana chiko,yuk samperin kerumahnya.”kemudian mereka bergegas menuju rumah adi.
“lho,kalian belum tau ya.chiko udah seminggu di rumah sakit,karena kecelakaan motor stelah pulang dari upacara kelulusan.nih gue juga mau kesana,bareng aja sekalian.”jessica sangat shock mendengar cerita adi. Setiba di rumah sakit ,nampak orang tua chiko sedang berbincang-bincang dengan serius. Wajah mereka begitu serius Dan tegang.
Ku genggam tangan chiko yang terasa dingin “chiko…bangunn,ini jessica..”bisik jessica di telinga chiko. Jessica trus menangis tak kuasa melihat tubuh chiko yang dipenuhi banyak luka memar,kata dokter kondisi chiko kritis. Hanya doa yang bisa mereka panjatkan untuk kesembuhan chiko. Air mata jessica terus mengucur,Dan semakin erat ia menggenggam tangan chiko. Tiba-tiba jari-jari chiko mulai bergerak. Lalu nadia memanggil suster Dan kedua orang tua chiko,chiko dengan perlahan membuka kedua matanya.”chiko…lo udah sadar?,gue minta maaf ko.. gue nggak tau kalo lo ngirimin gue surat.kenapa lo mesti selipin surat itu di buku gue sih?nggak dikasih langsung aja…”chiko diam tak bergeming dengan penyataan jessica.”chiko,jawab…..”sambung jessica lagi.”lo tau kan gue nggak punya nyali unstuck itu.”jawab chiko pelan.”maafin gue ko,gue kurang peka sama perasaan lo.”sesal jessica.”artinya lo masih mau jadi sahabat gue kan?”tanya chiko,”ya iyalah, sampai kapan pun juga lo akan tetep jadi sahabat gue,titik!”tegas jessica. Chiko tersenyum puas mendengarnya sebelum ia menutup kedua matanya untuk selamanya. Tangis memecah deraian hujan di sore itu.

Advertisement